image1 image2 image3 image4 image5

 

 

Program Pengembangan Karakter dan Kesehatan Jiwa Remaja Aceh Raih Penghargaan Youth On The Move Award di Nairobi

 

Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of Red Cross and Red Crescent/IFRC) baru saja rampung menggelar Sidang Umum di Nairobi, Kenya sepanjang 19-21 November 2009. Dalam acara ini, Federasi Internasional juga memberikan beberapa penghargaan, yakni Henry Davison Award, Youth On The Move Award, dan Voluntering Award.

Youth On The Move Award diberikan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) yang terpilih sebagai negara dengan program terbaik untuk kategori Healthy Youth Make a Healthy World. Penghargaan ini diserahkan oleh Juan Manuel Suárez del Toro mewakili Presiden Federasi Internasional kepada Presiden Palang Merah Remaja (PMR) Abdul Karim di Nairobi, Kenya, pada Kamis 19 November 2009.

“Penghargaan yang berhasil diraih ini adalah kerja keras yang kita berikan tidak hanya untuk remaja di Indonesia, tapi juga remaja di dunia. Pengembangan karakter remaja sangat penting untuk membentuk generasi yang lebih berkualitas, agar kualitas kehidupan bangsa di dunia juga semakin membaik,” kata Abdul Karim selaku Presiden PMR yang menerima langsung penghargaan Youth On The Move Award di Nairobi, Kenya.

“Karena presentasi ini hanya diberi waktu 5 menit, jadi waktu itu saya memilah 7 materi pokok dari 15 materi yang ada di makalah program. Remaja-remaja dari negara lain juga banyak yang bertanya di sesi ini,” tutur Abdul Karim menceritakan pengalamannya presentasi dalam bahasa Inggris yang lugas di depan remaja dari negara-negara lain, di Nairobi.

Abdul Karim (16 tahun), anggota PMR Daerah Sulawesi Selatan yang kini duduk di kelas 2 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pangkep Sulawesi Selatan berangkat ke Nairobi bersama rekannya, Fachrur Ridha, anggota PMR Banda Aceh yang juga siswa kelas 2 SMAN 4 Banda Aceh.

“Setelah mendapatkan penghargaan ini, saya akan kampanyekan pentingnya pengembangan karakter remaja di Aceh. Bagaimana pun, remaja harus memulai semua ini agar kualitas hidup jadi lebih baik,” ucap Fachrur Ridha.

Terkait Program Pengembangan Karakter dan Kesehatan Jiwa Remaja, Kepala Sub Divisi Palang Merah Remaja Markas Pusat PMI Rina Utami menjelaskan, “Program ini merupakan program yang pertama dibuat di Indonesia, hasil kerja sama PMI dengan Palang Merah Norwegia. Program sudah berjalan di Aceh sejak April hingga sekarang. Ditargetkan, program akan selesai pada Mei 2010 mendatang.”

Rina menyatakan bahwa program ini melibatkan 80 orang relawan PMI untuk memberi pelatihan kepada 60 anggota PMR yang mewakili 15 sekolah (SMA) di Sabang dan Banda Aceh.

 

 

Joomla SEO by AceSEF