image1 image2 image3 image4 image5

Kodim 0102 Kumpulkan 51 Kantong Darah

Kodim 0102 donorkan darahPidie Jaya: Menipisnya persediaan Darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Pidie Jaya selama ini di Kabupaten Pidie Jaya. Untuk memenuhi tingginya permintaan dari pasien yang membutuhkan tranfusi darah. Kurangnya pendonor, merupakan salah satu permasalahan tersendiri yang harus di hadapi.

Berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan darah, Kodim 0102 Pidie melakukan kegiatan bakti sosial Donor Darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya (28/4/2016).

Kegiatan Donor Darah yang dipusatkan di Panggung Meudeun Meurah Seutia Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, “setelah beberapa hari yang lalu masyarakat sempat mengeluh karena kekurangan stok darah baik di UTD RSU pidie jaya maupun di UDD PMI Pidie”.

bakti sosial dalam rangka pemenuhan stok darah ini kami laksanakan bersama PMI Pidie Jaya setelah beberapa hari yang lalu kami sempat menerima keluhan dari warga bahwa stok darah kosong, kami berharap setelah kegiatan ini terlaksana kebutuhan stok darah dapat tertanggulangi, sehingga warga yang membutuhkan transfusi darah dapat dengan mudah menjalani perawatannya tanpa harus takut lagi akan kekosongan stok darah yang tersedia”, ujar dandim 0102 pidie Letkol. Inf. Usik Samwa Parana.

Kegiatan donor darah ini di hadiri oleh puluhan anggota TNI dari koramil di kawasan pidie jaya serta para anggota Armed Paru dan polri. Kegiatan yang berlangsung sampai siang hari tersebut telah mengumpulkan darah sebanyak 51 kantong. Selain dari anggota TNI dan Polri, para tokoh masyarakat di Pidie Jaya juga ikut dalam kegiatan donor darah tersebut.

Ketua Palang Merah Indonesia Fakhruzzaman Hasballah mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0102 Pidie beserta seluruh jajarannya yang telah berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan donor darah di Pidie Jaya.

“saya atas nama keluarga besar Palang Merah Indonesia Kabupaten Pidie Jaya dan atas nama masyarakat Pidie Jaya mengucapkan terima kasih kepada bapak Dandim yang telah ikut membantu masyarakat Pidie Jaya melalui kegiatan donor darah, hal ini sangat berarti bagi seluruh warga yang membutuhkan transfusi yang di rawat di rumah sakit, semoga kegiatan seperti ini dapat terlaksana dengan rutin agar kebutuhan darah dapat selalu tertanggulangi dengan baik” ucap Fakhruzzaman.

“pada kesempatan ini saya jugan ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat Pidie Jaya untuk dapat ikut serta dalam setiap kegiatan donor darah,  kebutuhan darah di rumah sakit semakin hari semakin meningkat, tanpa kesadaran kita bersama untuk ikut mendonorkan darah, mustahil kebutuhan itu dapat tertanggulangi”. Tambah Bangman

berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan darah, seperti melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga dan instansi yang ingin menggelar kegiatan donor darah dan menghubungi para pendonor aktif.

“Berbagai langkah antisipasi telah kita lakukan, termasuk menghubungi sejumlah pendonor aktif jika ada permintaan mendesak, tapi karena tingginya permintaan membuat persediaan darah semakin menipis,”.

Untuk menjaga ketersediaan darah sambung Bang Man, PMI Pijay aktif 24 jam untuk menerima masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya.  Namun demikian, keluarga pasien yang membutuhkan darah diharapkan ikut membantu dengan mencari pendonor yang sesuai dengan jenis darah yang dibutuhkan

“Kami menyadari kalau, kekosongan stok darah menyulitkan keluarga pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk pengobatan. Untuk itu kami meminta kepada keluarga pasien yang membutuhkan darah membantu mencari pendonor yang jenis darahnya dibutuhkan,” tutup dia. (N45)

Joomla SEO by AceSEF