image1 image2 image3 image4 image5

Bidang Penanggulangan Bencana

PMI Aceh Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Penyaluran bantuan untuk imigran asal burma dan bangladeshAceh Utara – Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara yang sejak awal ikut menangani 584 orang pengungsi Myanmar dan Bangladesh yang terdampar di perairan Kabupaten Aceh Utara, Kamis (14/5/2015) membangun 2 unit tenda di lokasi kamp penampungan baru di Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang pasca dipindahkannya dari lokasi lama di GOR Lhoksukon.

Selain itu, PMI Aceh Utara juga menyalurkan bantuan kemanusian berupa 100 kotak Hygiene Kit (peralatan mandi dan mencuci), 20 kotak Baby Kit (perlengkapan mandi dan perawatan bayi) dan 100 lembar selimut tebal yang diserahkan langsung oleh Ketua PMI Aceh Utara, H Ismed Nur Aj Hasan S.Sos yang di terima oleh Maksum, Camat kecamatan setempat.

Ketua PMI Aceh Utara usai penyerahan bantuan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran bantuan kemanusian ini sebagai wujud kepedulian Palang Merah Indonesia sebagai organisasi kemanusian terhadap kondisi para imigran asal Burma dan Bangladesh yang hidup di kamp pengungsian, terutama wanita, anak-anak dan bayi, sebutnya.

Read more...

Simulasi Prosedur Tetap Peringatan Dini di Sekolah

simulasi peringatan dini di sekolah sma n 1 setia bakti lhok timonPalang Merah Indonesia Provinsi Aceh mensimulasikan prosedur tetap peringatan dini di SMA Negeri 1 Setia Bakti Lhok Timon Kabupaten Aceh Jaya. Simulasi ini dilaksanakan pada hari Jumat 10 April 2015 yang di ikuti oleh seluruh murid dan guru di sekolah tersebut.

Setelah peringatan dini tentang ancaman bencana yang di keluarkan oleh pemerintah melalui badan terkait, dapat di tindak lanjuti sekolah. Untuk itu PMI merasa perlu untuk membuat prosedur tetap bagaimana menyikapi peringatan dini tentang ancaman bencana di waktu proses belajar mengajar sedang berlangsung.

Sekolah dimana terdapatnya sejumlah manusia yang berada dalam satu lokasi yang sama ketika peringatan dini muncul, dapat dengan mudah mengkoordinir massa dalam lokasi tersebut dengan prosedur tetap peringatan dini yang telah di susun PMI bersama sekolah.

Read more...

PMI Provinsi Aceh Melaksanakan Workshop Posko PMI

workshop posko dukungan Amcross dan USAIDPMI Provinsi Aceh mengadakan workshop POSKO PMI program daerah pesisir di Kabupaten Aceh Barat. Workshop ini berlangsung mulai tanggal 23 sampai dengan 25 September 2014. Sebagai bentuk dari kesiapsiagaan bencana oleh PMI. PMI terus mempersiapkan struktur yang kuat baik dalam organisasi maupun pengelolaan manajemen posko, artinya dalam keadaan bencana PMI harus sudah siap. Workshop ini dihadiri oleh PMI cabang Kab/Kota wilayah pesisir barat Aceh diantaranya PMI Cabang Kabupaten Aceh Jaya, PMI Cabang Kabupaten Aceh Barat, PMI Cabang Kabupaten Nagan Raya, PMI Cabang Kabupaten Abdya dan PMI Cabang Kabupaten Aceh Selatan. Ini merupakan program pertama daerah pesisir dukungan dana American Red Cross dan USAID.

Suksesnya kegiatan operasi penanggulangan bencana sangat tergantung pada kemampuan penerapan pengetahuan manajemen bencana. Jika prinsip-prinsip manajemen bencana dapat diaplikasikan dengan baik, tentu perangkat pengendali operasi menjadi hal yang prinsip dan mutlak diperlukan. Pengendalian operasi yang efektif dan terstruktur merefleksikan kinerja yang baik. Untuk dapat mencapai hal tersebut perlu adanya tempat pengendalian operasi yang disebut Posko.

Read more...

PMI Prov Aceh Mengirim 20 relawannya

peta daerah posko bencana longsorGubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah telah menetapkan bencana longsor di gunung paro dan gunung glee U sebagai bencana Provinsi terhitung tanggal 3 November 2014. Penanganan darurat bencana selama 14 hari kedepan terus di upayakan, ada 2 Kabupaten terparah yaitu kabupaten Aceh Jaya dan Kabupaten Aceh Besar. Pemerintah mendirikan posko-posko yaitu di kecamatan Lamno Aceh Jaya, dan Kecamatan Lepung Aceh Besar.

PMI  Provinsi Aceh mengirimkan 20 relawannya membantu bersama pemerintah, dibawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). 20 relawan PMI yang diterjunkan sesuai dengan spesialisasi yang dibutuhkan. Relawan ini berasal dari PMI Cabang Banda Aceh, PMI Cabang Aceh Besar dan PMI Cabang Aceh Jaya. Nantinya mereka semua tergabung dalam Tim pemerintah provinsi dibawah koordinasi BPBA.

 

Distribusi Seng PMI di Kabupaten Aceh Tengah

disribusi sengPasca gempa 2 juli 2013 di Kabupaten Aceh Tengah membawa dampak khusus bagi desa Mahabah dan desa Serempah. Desa tersebut merupakan desa yang direlokasikan oleh pemerintah kabupaten Aceh Tengah. Lokasi desa sebelumnya dirasa sangat rawan terjadi longsoran tanah, karena desa mereka memang berada di bawah tebing tanah. Kemiringan tebing tersebut hampir mendekati angka 90 derajat. Oleh pemerintah setempat mereka direlokasikan ke tempat yang relative lebih aman.

PMI Provinsi Aceh bersama relawannya mendistribusikan seng bantuan dari PMI Pusat ke dua desa relokasi tersebut. Dalam perencanaan, PMI Provinsi Aceh akan membagikan 36 lembar seng untuk setiap kepala keluarga di ke dua desa relokasi tersebut. Dalam prosesnya masing-masing desa membuat keputusan melalui rapat desa yang juga dihadiri staf dan relawan PMI. Bahwa, untuk masyarakat yang telah mendapat bantuan rumah dari pemerintah bersedia menyumbang sejumlah seng untuk ditambahkan kepada mereka yang belum mendapat bantuan rumah, agar dapat meringankan beban mereka dalam membangun tempat tinggal bagi keluarga mereka masing-masing.

Read more...

Joomla SEO by AceSEF