image1 image2 image3 image4 image5

Penutupan Program Kerjasama PMI - ARC

pemberian plakat dari ARC untuk PMIPalang Merah Indonesia (PMI), merupakan satu-satunya organisasi kemanusiaan yang pertama sekali dibentuk tepatnya sebulan setelah Kemerdekaan Republik Indonesia dan insyaallah akan genap 69 Tahun pada tanggal 17 September 2014 bulan depan.

Sebagaimana madatnya PMI membantu pemerintah dalam pelayanan dibidang kebencanaan, donor dan kesehatan lainnya, PMI propinsi Aceh telah banyak melakukan pengabdian dimasyarakat sejak masa konflik, respon tsunami, banjir bandang di Tangse dan Bencana tersebesar di Aceh pasca Tsunami pada awal Juli 2013 lalu Gempa Bumi di Kab. Aceh Tengah dan Kab Bener Meriah .

Dalam perjalanan disetiap respons tanggap darurat bencana, donor darah dan pelayanan kesehatan PMI banyak sekali bekerjasama yang telah dilakukan PMI Aceh dengan pemerintah baik ditingkat propinsi, kabupaten, kecamatan sampai kelurahan/desa, dan para penggiat social kebencanaan lainnya dan tentunya saudara kami seluruh palang merah internasional yang dinaungi oleh Federasi Palang Merah Internasional (IFRC).

Sejak awal respon tsunami 10 tahun yang lalu PMI Aceh menerima bantuan kerjasama yang tidak ternilai banyaknya dari Palang Merah Amerika; tidak hanya bantuan dana, alat-alat kerja namun juga pengembangan kapasitas SDM di internal PMI. Hal ini dilakkan untuk menunjang pelayanan PMI di masyarakat, rakyat Aceh khususnya dan masayarakat Indonesia pada umumnya.

Dalam kurun waktu 5 tahun kebelakang Palang Merah Amerika bekerjasama dengan PMI Aceh berkonsentrasi pada bidang Pengembangan Organisasi (OD), Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarkat (KBBM), Pembangunan dan perbaiakn Air Bersih & Sanitasi (Watsan) di hampir seluruh cabang PMI di 23 Kabupaten/kota di propinsi Aceh.

Pada saat merespon gempa bumi di Kab. Aceh tengah & Bener Meriah tahun lalu Palang Merah Amerika turut membantu PMI Aceh & Pemerintah, tidak hanya menjadi donor namun juga bersama-sama bahu membahu menyelesaikan 17 titik air bersih di 16 Desa, mendistribusikan air bersih kerumah-rumah warga korban gempa dengan total 7juta liter air diterima oleh 3.523 KK masyarakat selama proses tanggap darurat dan operasi pemulihan passca gempa.

Pembangunan Sara Air Bersih dengan membentuk & membangun komite air desa di Kabuten Aceh Jaya juga merupakan kesuksesan program watsan dukungan Amcross yang dilakukan oleh PMI, Pemerintah dan masyarakat dengan penerima manfaat langsung sebesar 29,490 orang atau 5,770 rumah tangga selain bersih juga mereka mendapat penyuluhan dan pendampingan kesehatan masyarakat. Selain itu 31 staf dan relawan PMI serta 51 relawan kesehatan desa (RKD) telah dilatih untuk menjaditenaga terampildi bidangAir, Sanitasi, dan promosikesehatan ditingkatdaerahdancabangsertatingkat desa di kab. Aceh Jaya.

Saat ini dengan kondisi Aceh yang rentan dengan kebencanaan, upaya mitigasi bencana juga masih terus dilakukan di masyarakat oleh relawan-relawan PMI di seluruh cabang yang tersebar di 23 Kabupaten/kota, contohnya program PERTAMA pesisir di Kab Aceh Jaya yaitu program mitigasi bencana penanaman bakau dan cemara di wilayah pesisir pantai Aceh Jaya ini juga merupakan dukungan Amcross dan peneliti IPB.

Banyak sekali cerita dilapangan saat bersama-sama melakukan respon bencana dan pendampingan, tentunya banyak pula terjadi gesekan akibat perbedaan budaya bekerja dan berorganisasi, dalam kesempatan ini saya mewaikili seluruh pengurus PMI Propinsi Aceh dan Pengurus seluruh 23 Kab/Kota memnita maaf setulusnya dan atas segala dukungan dan kebersamaannya selama 10 tahun ini kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Palang Merah Amerika.

Semoga Allah SWT tuhan semesta alam membalas segala kebakan yang telah dilakukan dan diberikan untuk kebaikan kualitas organisasi PMI dan masyarakat Aceh.

 

 

Banda Aceh, 26 Agustus 2014

Pengurus

PALANG MERAH INDONESIA

Provinsi Aceh

Ketua

 

Ir. T. Alaidinsya M.Eng

Joomla SEO by AceSEF