image1 image2 image3 image4 image5

SDM Relawan

 mce_href= Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sedunia merupakan suatu gerakan yang memiliki tugas yang sangat luas dan bervariasi khususnya dibidang kemanusiaan.

Dalam melakukan tugas kemanusiaan gerakan ini memiliki keunikan yaitu semua kegiatan utamanya dilakukan oleh relawan.

Relawan menjadi tulang punggung kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI), mulai dari yang masih muda dan belum memiliki pengetahuan sampai mereka yang sudah memiliki keahlian khusus dan sangat berpengalaman.

Pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia dalam tubuh Palang Merah Indonesia tidak terlepas dari mengoptimalisasikan kemampuan dan peran relawan Palang Merah Indonesia.

Oleh karena itu PMI sangat perlu memperhatikan kesinambungan eksistensi peran relawan baik di Perhimpunan Palang Merah Indonesia maupun masyarakat, sehingga kepada relawan PMI dimasukan unsur manajemen relawan yang merupakan proses pembinaan dan pengembangan anggota relawan PMI agar dapat mendukung peningkatan kapasitas organisasi dan pelayanan PMI. Relawan di sini terbagai menjadi dua, yakni Tenaga Sukarela (TSR) dan Korps Sukarela (KSR).

KORPS SUKARELA (KSR)

Kesatuan dalam perhimpunan PMI, yang merupakan wadah pengabdian bagi Anggota Biasa dan pribadi-pribadi yang atas kesadaran sendiri menyatakan diri menjadi anggota KSR, serta memenuhi persyaratan berikut :

  • Berusia minimal 18 tahun maksimal 35 tahun
  • Atas kesadaran sendiri dan sukarela bersedia mendaftarkan diri sebagai anggota PMI (KSR/TSR)
  • Berkelakuan baik dan tidak terlibat organisasi terlarang
  • Bersedia mengikuti orientasi kepalangmerahan, pendidikan dan pelatihan dasar (Kurikulum Teknis 120 jam)
  • Bersedia menjalankan tugas kepalangmerahan secara terorganisir dan mentaati peraturan yang berlaku.
  • Menjaga nama baik KSR PMI khususnya dan PMI pada umumnya

Bergabung menjadi anggota KSR PMI

Bila persyaratan di atas sudah terpenuhi, daftarkan diri ke kantor PMI Kabupaten/Kota setempat. Anda dapat bergabung menjadi anggota KSR Unit markas tersebut atau unit instansi jika anda karyawan dari suatu perusahaan tersebut. Namun jika Anda mahasiswa/i perguruan tinggi dapat menghubungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menangani kepalangmerahan dan bergabung menjadi KSR PMI Perguruan Tinggi.


Pendidikan dan Pelatihan KSR PMI


Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan sesuai dengan paket kurikulum Pelatihan Dasar, dan jika lulus dapat melanjutkan ke Pelatihan Spesialisasi sesuai minat dan kemampuan dalam rangka memenuhi kompetensi sebagai relawan yang mampu melakukan Kegiatan pelayanan Teknis Kepalangmerahan.

 

Materi Pelatihan Dasar KSR

 

Pelatihan Spesialisasi

Catatan :

  • Pelatihan spesialisasi diselenggarakan sesuai kebutuhan pelayanan PMI diwilayahnya, dengan memperhatikan kemampuan anggota PMI.
  • Anggota KSR dapat mengikuti Pelatihan Spesialisasi apabila telah mengikuti Pelatihan Dasar KSR terlebih dahulu

 

TENAGA SUKARELA (TSR)

Tenaga sukarela (TSR) merupakan anggota PMI yang direkrut dari perseorangan dari kalangan masyarakat yang berlatar belakang profesi atau memiliki ketrampilan tertentu, misalnya dokter, Paramedis, Bidan, Ahli Gizi, Guru, Dosen, Tokoh Agama, Wartawan, Penterjemah, IT, Pengusaha, akuntan, teknisi, seniman/artis, Juru Masak, dlsb.

Kalangan professional berminat ingin bergabung dengan PMI dapat menghubungi Markas PMI atau Daerah setempat kemudian mengikuti Orientasi kepalangmerahan, sebelum dilibatkan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Mereka akan direkrut bilamana, PMI mempunyai program kegiatan pelayanan yang memerlukan tenaga relawan dengan spesifikasi yang terkait, untuk ditugaskan di lokasi operasi kemanusiaan tersebut.

Syarat menjadi Anggota TSR PMI

· Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan YME

· Usia minimal 18 tahun

· Atas kesadaran dan kemauan sendiri bersedia mendaftarkan diri

· Memiliki keterampilan/keahlian/profesi tertentu yang dapat mendukung tugas dan kegiatan PMI

· Berkelakuan baik dan tidak terlibat organisasi terlarang

· Bersedia menjalankan ketentuan organisasi PMI dan menjaga nama baik PMI

· Bersedia mengabdikan diri di PMI minimal untuk tiga tahun ke depan

· Bersedia mengikuti orientasi kepalangmerahan

Bagi warga negara Asing yang berminat menjadi Relawan PMI (TSR) syaratnya :

  • Warga negara asing yang telah memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia ( punya dokumen keimigrasian yang jelas)
  • Bersedia mengikuti orientasi kepalangmerahan
  • Atas kesadran dan kemauan sendiri
  • Bersedia menaati peraturan organisasi yang berlaku dan menjaga nama baik PMI


Pelaksanaan Manajemen Pembinaan Relawan PMI (KSR-TSR)

 

Dilaksanakan oleh Pengurus dan Staf PMI di masing-masing tingkatan oleh pihak-pihak terkait. Dengan hasil yang diharapkan meningkatnya kuantitas relawan PMI dan kualitas pembinaan yang dilaksanakan disetiap tingkatan. Melalui proses yang terintegrasi dan berkesinambungan sehingga ditetapkan kedalam siklus manajemen pembinaan relawan meliputi : Rekruitmen, Pelatihan, Penugasan, Pengakuan dan Penghargaan, serta Monitoring dan Evaluasi.

 

Pedoman Manajemen Relawan disamping kiri bisa anda download. silahkan klik cover buku disamping kiri untuk download file Manajemen Relawan dalam bentuk PDF.

Joomla SEO by AceSEF