image1 image2 image3 image4 image5

Serahterima Polindes Bantuan AXA Mandiri dan AXA Indonesia

seremoni serahterima polindes bantuan axa mandiri dan axa indonesia untuk dukungan operasi pemulihan gempabumi pidie jaya

Ucapan terimakasih disampaikan kepada PT. AXA Mandiri dan AXA Indonesia juga nasabah dan karyawan seluruh Indonesia yang telah mendonasikan kepeduliannya kepada Kabupaten Pidie Jaya yang terdampak gempabumi 6,4 SR pada 7 Desember 2016 lalu.

Ucapan ini disampaikan oleh Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, PMI Aceh dalam sambutan saat seremoni serahterima bantuan polindes di Desa Cot Meukaso 27 September 2017.

Bantuan yang disalurkan senilai Rp. 502.804.000 ini dengan membangun 2 unit Pondok Bersalin Desa (POLINDES) di desa Cot Meukaso dan Kuta Trieng. Serta pergantian 2 tangki air pada 2 unit mobil tangki PMI Aceh yang telah mengalami proses karat.

PMI Aceh sebagai mitra AXA dalam menyalurkan bantuan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sehingga oleh Pemerintah merekomendasikan untuk membangun kembali Polindes Desa Cot Meukaso dan Desa Kuta Trieng yang mengalami rusak berat akibat dampak gempabumi. Pembangunan fasilitas kesehatan ini juga merupakan rangkaian kegiatan exit strategis PMI Aceh yang telah melakukan kegiatan operasi pemulihan dini gempabumi Pidie Jaya.

“Pembangunan Polindes ini bersumber dari dana sejumlah Rp. 502.804.000 yang digalang dari dana perusahaan AXA Mandiri dan AXA Indonesia, juga kontribusi nasabah serta karyawan diseluruh indonesia” Ujar Benny Waworuntu selaku Chief Corporate Affairs Officer AXA Indonesia.

“Kami berterimakasih kepada AXA Mandiri dan AXA Indonesia yang mau peduli dan membantu masyarakat Pidie Jaya dalam mendukung program pemulihan paska bencana gempabumi Pidie Jaya dengan membangun kembali dua Polindes serta memperbaiki dua unit mobil tangki milik PMI Provinsi Aceh”  Ungkap Muhammad AH selaku Kepala Markas PMI Provinsi Aceh.

PMI Provinsi Aceh juga memperoleh dukungan tangki baru terhadap dua unit armada mobil tangkinya. Kedua unit mobil tersebut dalam kondisi baik, hanya tangki airnya yang telah mengalami proses karatan, sehingga AXA Mandiri dan AXA Indonesia tergerak untuk mendukung PMI Aceh.

Mobil tangki sumbangan PMI Pusat ini telah lama beroperasi di beberapa bencana di Provinsi Aceh, saat Banjir Bandang Tangse 2011, gempabumi Takengon 2013, juga terakhir saat Banjir Bandang Laweung 2015. Saat bencana gempabumi Pidie Jaya mobil tersebut tidak dapat di operasikan karena material bagian dalam tangki air telah mengalami proses karat. Sehingga ini sangat beresiko terhadap kesehatan air yang didistribusikan jika di konsumsi.

“Dua unit mobil tangki itu masih bagus dan masih layak jalan hanya saja kondisi tangki airnya memang harus diganti baru, dan AXA bersedia mendukung pergantian tangki air baru dan pengecatan kembali unit mobilnya”. Ungkap Musliadi selaku Kasub Sarpras PMI Provinsi Aceh.

Kini PMI Aceh memiliki empat unit mobil tangki air dalam kondisi sangat baik dan dapat beropersikan kembali saat bencana maupun kondisi-kondisi lain yang membutuhkan pelayanan distribusi air.

 

Joomla SEO by AceSEF

 

FacebookTwitterYoutubeFlickrDelicious