image1 image2 image3 image4 image5

Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial Untuk DDS dari Aceh

Palang Merah Indonesia Pusat bersama dengan Pemerintah memberikan penghargaan kepada para Donor Darah Sukarela yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 100 kali atau lebih.

 
Sebanyak 950 perwakilan dari seluruh Indonesia di undang untuk secara langsung meneriman Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial yang secara langsung disematkan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono kepada 21 perwakilan Donor Darah Sukarela (DDS) dari 21 Provinsi di Indonesia, bertempat di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya pada Selasa - 17/12/2013.


Sebagaimana di jelaskan dari situs website pmi.or.id, bahwa dasar pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial adalah Peraturan Pemerintah RI No. 32 th 1959 tertanggal 26 Juni 1959 tentang Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial (SLKS), yang diberikan untuk menghargai warga negara Indonesia yang berjasa besar dalam lapangan perikemanusiaan pada umumnya atau dalam bidang perikemanusiaan tertentu pada khususnya.


Untuk itu mulai pada tahun 1970, Kementerian Sosial RI pertama kali mengusulkan untuk 3 orang Donor Darah Sukarela (DDS) 100 kali untuk mendapatkan SLKS tersebut. Hal tersebut terus berlangsung sampai saat ini sudah 4.968 orang DDS yang terima Tanda Kehormatan SLKS.


Dalam sambutannya, Presiden RI SBY menyatakan rasa terima kasih atas rasa kepedulianpara pendonor darah yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela. Lebih lanjut Presiden SBY mengatakan, dengan mendonorkan darah, berarti memberikan hadiah bagi kehidupan orang lain sesuai dengan tema hari donor darah Sedunia 2013, “Give the gift of life: Donate Blood.”


Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla jugamenegaskan bahwa para DDS ini merupakan salah satu  jaminan bagi penerimaan darah yang aman, karena mereka selalu menjaga kesehatannya untuk selalu mendonorkan darah secara rutin.


“Untuk mencapai 100 kali donor dibutuhkan waktu sekitar 25 tahun, dalam satu tahun mereka 4 kali mendonorkan darahnya. Selain itu, mereka selalu menjaga kesehatannya untuk mendonorkan darahnya, yang aman bagi orang-orang yang membutuhkan darah,” jelasnya.


Adapun utusan dari Provinsi Aceh yang hadir Ketua PMI Aceh Ir. Teuku Alaidinsyah, M.Eng dan 2 DDS peneriman Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial yaitu H. Rochandiono dan Samsul Anwar merupakan pendonor darah sukarela aktif di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Aceh Utara.


Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara H. Ismed Nur Aj Hasan melalui Jurnal Aceh.co, menuturkan bahwa H. Rochandiono (67) dan Samsul Anwar (66) merupakan pendonor aktif yang tercatat di UDD PMI Cabang Aceh Utara dengan jumlah donor sukarela sampai tahun 2013 sebanyak 103 kali dan berhak menerima penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial dari PMI Pusat dan Pemerintah.”


“Mereka telah mendonorkan darahnya demi kemanusiaan. Ini patut dicontoh dan dijadikan gaya hidup. Karena setetes darah yang didonorkan dapat menyelamatkan jiwa orang lain,”


Dg mendonor kita beri hadiah bg kehidupan org lain pic.twitter.com/V5s8TpFWR4  / @yudhoyono  


Sumber : www.pmi.or.id , jurnalaceh.co, news.liputan6.com

 

 

 

Joomla SEO by AceSEF

 

FacebookTwitterYoutubeFlickrDelicious